24/02/2010

Hadiah tiap tahun untuk Pantai Kuta

Hadiah tiap tahun untuk pantai Kuta adalah sampah yang datang dari laut, mulai sampah potongan kayu, sampah ikan, sampah plastik sehingga menggangu pemandangan. Meskipun petugas sudah berusaha membersihkan, namun sampah-sampah itu terus berdatangan.
Sementara mengenai tumpukan sampah di pantai Kuta, Satgas Pantai Kuta dan para pedagang membersihan tumpukan sampah agar tidak menggangu kenyamanan wisatawan,
sejak pagi hingga sore hari untuk membersihkan sampah itu. Namun tetap kewalahan untuk menangani tumpukan sampah pada musim sekarang.
Setiap pagi, ribuan kubik sampah berjejal di bibir pantai. Sampah tersebut dibawa oleh arus air laut akibat dampak embusan angin barat sejak bulan Desember lalu. Namun, setiap pagi, selalu saja ada tumpukan sampah berupa botol air mineral, kemasan rokok, plastik, ranting, potongan kayu, akar pohon, batang pohon pisang, dan kayu gelondongan, berjubel di situ. Pembersihan dilakukan sejak pagi hingga sore, sebanyak enam kali setiap harinya.
Satgas Pantai juga dibantu oleh unit alat berat (loader) dan satu unit truk sampah, kejadian semacam ini selalu berulang setiap datang angin barat yang biasanya berembus sejak pertengahan Desember hingga Pebruari. Tentu saja kondisi ini sangat menggangu kenyamanan berwisata di pantai tersebut. Selain tak sedap dipandang mata, sampah tersebut juga mengembuskan bau amis yang menyengat. Terganggunya wisatawan oleh sampah tersebut membuat pemasukan para pedagang di sepanjang pantai tersebut merosot drastis, karena Tamu-tamu jadi malas berjemur di pantai, Jadi tidak ada yang belanja. Tiap tahun pasti Pantai Kuta dibanjiri tumpukan sampah, saya sempat bertanya kepada masyarakat setempat, sejak kapan fenomena sampah kiriman ini terjadi ternyata dari dia kecil katanya beliau, beliau juga mengatakan sampah kayu dulu buat rebutan masyarakat tetapi sekarang sudah tidak lagi karena masyarakat sudah punya kompor gas. Zaman sudah berubah dari pake kayu bakar untuk memasak sekarang pakai kompor gas,tetapi kiriman sampah tetap berkunjung di pantai Kuta.
pesan saya : Janganlah buang sampah sembarangan buanglah di tempatnya.

Tempat makan di Pantai Kuta

Karena tidak ada namanya maka saya bilang aja kumpulan warung makan pasar seni pantai Kuta, karena di pantai Kuta banyak terdapat warung makan dari pertigaan jalan Melasti sampai Pantai Jerman(Segara), tetapi tidak kumpul seperti ini. kumpulan warung makan di pantai kuta yang letaknya di dekat Pasar Seni Kuta dan Inna Kuta Beach Hotel, kalau anda datang dari pintu masuk pantai Kuta yang di depan Hard Rock Café, tinggal belok kiri ada jalan paving blok untuk pejalan kaki, jalan terus melewati kantor Balawista, kantor Satgas Pantai Kuta, Inna Kuta Beach Hotel, terus sampailah anda di kumpulan warung makan yang terdapat kios - kios kecil yang menjual makanan dari berbagai daerah Indonesia.
Terdapat juga masakan Bali yaitu Gerang Asem yang enak sekali hmmm yummy, memakai base genep (bumbu lengkap) dengan citarasa yang kaya, dibuat dari ayam kampung, empuk karena dimasak lama di atas api kecil.
Ditambah Es Daluman yang terbuat dari air remasan daun daluman yang telah beku dicampur sirup gula merah dan sedikit santan tambah es serut,nikmat sekali sambil menikmati deburan ombak pantai Kuta.
Terdapat juga Lalapan Ayam yang terkenal karena disetiap pinggir jalan di Bali pasti ada Lalapan Ayam.
Ada juga makanan lainnya diantaranya Bakso, Sate Ayam/Kambing, Nasi Campur, Nasi Padang, Nasi Goreng, Mie Rebus/Goreng, dan juga minumanya Es Kelapa Muda, Es Gula, dll
Jangan heran kalau anda makan disebelah anda ada wisatawan luar negeri ikut makan, bingung yaa ada Bule makan Nasi Campur, Bakso,dll.
Di sini tempat makannya karyawan hotel, beach boy, pedagang, masyarakat umum,dll
Soalnya enak banget tempatnya buat nongkrong sehabis makan sambil melihat pantai kuta.
Silahkan mencoba makanan di tempat ini dan rasakan suasana yang sejuk karena banyak pohon besar dan juga bisa lihat tupai lagi berlari -larian di atas pohon.

Pelangi di Pantai Kuta

Ada Pelangi di Pantai Kuta-Bali, kalau kita ingin melihat berbagai orang dari bermacam-macam negara datanglah ke pantai kuta, dari pedagang di pantai kuta sudah mencerminkan Indonesia, pedagang di pantai Kuta dari berbagai daerah di Indonesia. Memang pantes ada pelangi di pantai kuta,berwarna warni orang nya, warna warni pula bahasa yang dipakai nya, di pantai Kuta yang dikelola Desa Adat Kuta.
Satgas Pantai Kuta yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban Pantai Kuta, selama 24 jam nonstop, menjaga pantai yang panjangnya 4 km,dari pertigaan Legian Beach Hotel Jalan Melasti sampai Patra Jasa Hotel yang berdekatan dengan Bandara International Ngurah Rai.


"KEEP KUTA BEACH CLEAN"
membersihkan sampah bersama pedagang bersama-sama demi kenyamanan para wisatawan yang berkunjung di Pantai Kuta.

jadwal membersihkan sampah setiap pagi,siang, sore demi kebersihan pantai Kuta yang sudah milik Dunia, bagi anda yang berlibur di pantai kuta tolong jaga kebersihan pantai dengan membuang sampah pada tempatnya anda sudah membantu menjaga kebersihan pantai Kuta .

Menyelamatkan Sarang Telur Penyu
penyu yang mendarat dan bertelur di Pantai Kuta jenis penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) Menyelamatkan sarang telur penyu, ya benar Satgas pantai Kuta sangat peduli terhadap satwa dan lingkungan termasuk penyu, biasanya satgas Pantai Kuta patroli sepanjang pantai pada malam hari demi menjaga keamanan juga untuk melihat adakah penyu yang bertelur di pantai, kalau ada yang melihat atau ada laporan dari masyarakat mereka segera meluncur untuk menjaga penyu itu aman dari gangguan, sarang telur penyu kita relokasi ke tempat bak penetasan karena banyak faktor yang bisa menganggu jadi atau tidak telur itu jadi tukik, setiap hari Pantai Kuta tidak pernah sepi banyak pengunjung yang ingin menikmati Pantai Kuta yang kemungkinan akan menginjak sarang telur penyu tersebut, dan juga air pasang laut yang akan membuat rusak telur penyu, dan predator seperti anjing dan juga manusia yang tidak bertanggung jawab mengambil telur penyu, masih banyak sekali pekerjaan Satgas Pantai Kuta yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Satgas Pantai Kuta bekerja 24 jam nonstop, demi kenyamanan para wisatawan yang berkunjung di pantai Kuta. Sejarah Pantai Kuta
300 tahun yang lalu telah dibangun sebuah konco di pinggir “Tukad Mati” dimana sungai tersebut, dahulu dapat dilayari. Perahu masuk ke pedalaman Kuta, sehingga Kuta merupakan sebuah pelabuhan dagang. Mads Longe seorang pedagang Denmark abad ke 19, mendirikan markas dagangnya di pinggir sungai tersebut. Selama tinggal di Bali dia sering menjadi perantara antara Raja-Raja di Bali dan Belanda. Mads Longe meninggal secara misterius. Kuburan Mads Longe terletak disebelah konco di pinggir sungai tersebut.

Dahulu Kuta adalah sebuah desa nelayan yang sunyi, sekarang telah berubah menjadi kota kecil lengkap dengan kantor pos, kantor polisi, pasar, apotik, photo centre dll. Sepanjang pantai pasir putih yang berbentuk bulan sabit tersebut terhambat banyak hotel mewah. Perkembangan Sekitar Desa Kuta adalah wilayah semarak di Bali, dan merupaka sorga bagi wisatawan mancanegara. Kuta hampir semua kebutuhan wisatawan seperti pantai pasir putih, tempat yang sangat sempurna untuk berselancar, ber-restaurant, kafetaria, kios-kios yang menjual beraneka barang keperluan wisatawan serta disco yang membuat kehidupan malam sangat mengesankan

Di Kuta terdapat beberapa Desa Adat, diantaranya Desa Adat Kuta yang merupakan jantungnya pariwisata di Bali. Dalam perkembangan selanjutnya dimana Desa Adat Kuta yang terdiri dari 13 Banjar yaitu : Br. Pelasa, Br. Pemamoran, Br. Pengabetan, Br. Pering, Br. Pande Mas, Br. Temacun, Br. Tegal, Br. Buni, Br. Jaba Jero, Br. Teba Sari, Br. Anyar, Br. Segara, Br. Mertajati dengan batas-batas wilayah sebelah utara Desa Adat Legian, sebelah selatan Desa Adat Tuban dan disebelah timur Desa Suwung.

Selamat menikmati indahnya panorama dan ombaknya Pantai Kuta.

Patung Kuda yang selalu menyapa Wisatawan


Patung Kuda yang berada di lampu merah dan pintu gerbang masuk Bandara International Ngurah Rai,wilayah Tuban Kuta-Bali, disini tidak pernah sepi oleh wisatawan ataupun masyarakat lokal, disini para wisatawan bisa mengambil gambar (karena patung kuda juga termasuk gambar yang ada di Postcard Bali) atau melepas lelah di tamannya, banyak anak kecil ataupun ABG juga suka nongkrong tempat ini, mungkin karena banyak sekitar nya tempat makan yang enak jadi sehabis makan mereka rela bersantai di Patung Kuda untuk kembali meneruskan perjalanannya.



disekitarnya ada berbagai tempat kuliner yaitu : chinese food, lalapan Ayam, sate kambing, warung padang, martabak dan terang bulan, nasi goreng, pia legong, pempek corner, warung sunda, ayam betutu, babi guling,dll

Selamat menikmati wisata kuliner di patung kuda yang terkenal di seluruh dunia.