21/10/2010

Goa Lawah terkenal dengan nama Bat Cave



Posisi Goa Lawah terletak  di Kecamatan Dawan, Klungkung dan berada di pinggir utara jalan arteri By -Pass antara kota Semarapuira- ibukota Kab.Klungkung, kearah timur menuju kota Amlapura- ibukota Kabupaten Karangasem. Dari Denpasar, jarak yang ditempuh sekitar 49 Kilometer (Km).. Pura yang dihuni ribuan kelelawar ini memiliki status sebagai Kahyangan Jagat, dalam hal ini Sad Kahyangan tempat sthana Ida Sang Hyang Basukih dan menurut Padma Bhuwana, pura ini berada diarah tenggara sebagai kedudukan Dewa Maheswara.
Sebagaimana pura-pura besar Kahyangan lainnya, maka terasa sulit mengetahui dengan sebenarnya siapa pendiri dan kapan didirikannya Pura Goa Lawah ini. Diperkirakan Maha Pandita Mpu Kuturan memiliki hubungan kesejarahan dengan pendirian dan keberadaan Pura Goa Lawah ini.


Goa Lawah, selain berfungsi sebagai tempat ibadah juga banyak menarik wisatawan. Konon jika kita bisa melihat seekor ular dalam Goa tersebut maka akan mendapatkan berkah, di dalam Goa terdapat ribuan Kelelawar yang menutupi seluruh badan Goa, Dalam bahasa Bali, kata lawah berarti kelelawar, tamu mancanegara menyebutnya Bat Cave. Namun dari sisi agama, keberadaan kelelawar itu tak ada hubungannya dengan apa yang dipuja masyarakat Hindu di Bali. Dalam keyakinan masyarakat Bali, Pura Goa Lawah adalah tempat berstananya Tuhan dalam manivestasi sebagai Dewa Laut.
Dalam lontar Prekempa, dikisahkan bahwa saat terjadi bencana kekeringan yang dahsyat, Dewa Siwa mengutus Sang Hyang Tri Murti untuk menyelamatkan bumi. Dewa Brahma turun menjelma menjadi naga Ananta Bhoga. Dewa Wisnu menjelma sebagai naga Basuki. Dewa Iswara menjadi naga Taksaka.
Selanjutnya, naga Basuki terlentang dengan kepala menghadap ke tenggara. Sebagian kepala naga Basuki tercelup ke laut untuk mengerakkan samudera agar menguap menjadi mendung. Nah, kepala naga Basuki ini kemudian disimbolkan dengan pura Goa Lawah. Sedangkan ekornya yang menjuntai menjelma menjadi gunung dan sisiknya menjelma menjadi hutan yang sangat lebat. Oleh masyarakat Bali, daerah yang dianggap sebagai ujung ekor naga Basuki didirikan Pura Goa Raja (salah satu pura dalam kompleks Pura Besakih). Sebagian masyarakat Bali percaya bahwa pada zaman dulu gua di Pura Goa Raja tembus di Pura Goa Lawah. Namun karena gempa dahsyat pada tahun 1917, goa itu tertutup reruntuhan bumi.
sumber-sumber kuno mengatakan bahwa Pura Goa Lawah dibangun atas inisiatif Mpu Kuturan pada abad ke XI dan dipugar untuk diperluas pada abad ke XV.

Untuk memasuki Pura Goa Lawah, kita diharuskan untuk mengenakan Sarung yang sudah disediakan oleh pengurus setempat dan donasi. Mengunjungi pura Goa Lawah, selain dapat menyaksikan keunikan pura,  bisa menikmati keindahan pantai yang terbentang di sebelah jalan raya di depan Pura Goa Lawah. Di pantai ini ada lahan parkir dan jualan makanan yang murah bagi kantong Bali Backpacker, sambil minum kelapa muda dan melihat ombak pantai dan pulau Nusa Penida.
Selamat menikmati liburan di Bali.

No comments:

Post a Comment