01/03/2010

Petulu Surga nya Kokokan

Desa Petulu berada 15 kilometer kearah utara jantung kota Gianyar, minimal 10 menit dari pasar Ubud. Sebelum masuk ke desa ini, di sepanjang jalan terdapat banyak sawah yang hijau bercampur villa-villa berbagai bentuk model rumah, masyarakat sekitar selain petani juga pengrajin souvenir terbuat dari kayu, misalnya patung lumba-lumba,kursi tangan raksasa.
Di desa ini terdapat ratusan burung terbang hinggap dari satu pohon ke pohon atau dijalanan. Burung-burung air yang umum sering disebut burung Kokokan oleh masyarakat Bali.


Kehidupan burung ini tidak terganggu oleh warga, mereka terbang bebas tanpa terganggu oleh manusia sekitarnya. Burung Kokokan ini sudah ada di sini dari tahun 1965. Dahulu hanya berjumlah kurang lebih 5 ekor, burung-burung dulu sempat diambil buat makan, tetapi mendapat teguran dari alam lain bahwa mereka bukan burung biasa, mereka pengawal Ida Betara yg dipuja di pura desa setempat. Karena itu sampai sekarang ketidak beranian warga untuk melakukan perusakan atau menggangu kenyamanan habitat burung ini.
Begitu memasuki kawasan desa, anda sudah akan melihat kepakan sayap berterbangan. Ada yang hanya bertengger di pohon sepanjang jalan, atau di rumah-rumah penduduk. Selain itu, suara burung-burung bernyanyi kwoak kwoak(maaf kalau kurang pas suaranya) dapat anda rasakan bila ada tepat di bawah pohon. Ada juga desa lain yang mempunyai burung Kokokan yang hanya datang sore hari untuk bersarang, pagi hari sudah pergi mencari makan. Memang tidak seperti Petulu di siang hari bisa kita lihat kalau di banjar Tegal Besar desa Negari, kabupaten Klungkung, hanya sore hari dan pagi hari. Burung-burung memang lebih indah di alam nya daripada dalam kurungan atau sangkar.
Selamat Menikmati suasana desa Petulu dengan suara-suara burung Kokokan yang menyambut kedatangan anda.

2 comments:

  1. Anonymous00:07

    Coba seluruh desa Indonesia melakukan ini terhadap burung-burung di kampungnya, Dilarang Berburu bagi warganya dan tamu di desanya, pasti sungguh indah, banyak kicau burung dan kita bisa melihat mereka terbang dan bersarang, ooh indahnya.

    ReplyDelete
  2. Iya, benar kicau burung di alam lebih indah daripada dikandang/kurungan.

    ReplyDelete