24/02/2010

Pelangi di Pantai Kuta

Ada Pelangi di Pantai Kuta-Bali, kalau kita ingin melihat berbagai orang dari bermacam-macam negara datanglah ke pantai kuta, dari pedagang di pantai kuta sudah mencerminkan Indonesia, pedagang di pantai Kuta dari berbagai daerah di Indonesia. Memang pantes ada pelangi di pantai kuta,berwarna warni orang nya, warna warni pula bahasa yang dipakai nya, di pantai Kuta yang dikelola Desa Adat Kuta.
Satgas Pantai Kuta yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban Pantai Kuta, selama 24 jam nonstop, menjaga pantai yang panjangnya 4 km,dari pertigaan Legian Beach Hotel Jalan Melasti sampai Patra Jasa Hotel yang berdekatan dengan Bandara International Ngurah Rai.


"KEEP KUTA BEACH CLEAN"
membersihkan sampah bersama pedagang bersama-sama demi kenyamanan para wisatawan yang berkunjung di Pantai Kuta.

jadwal membersihkan sampah setiap pagi,siang, sore demi kebersihan pantai Kuta yang sudah milik Dunia, bagi anda yang berlibur di pantai kuta tolong jaga kebersihan pantai dengan membuang sampah pada tempatnya anda sudah membantu menjaga kebersihan pantai Kuta .

Menyelamatkan Sarang Telur Penyu
penyu yang mendarat dan bertelur di Pantai Kuta jenis penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) Menyelamatkan sarang telur penyu, ya benar Satgas pantai Kuta sangat peduli terhadap satwa dan lingkungan termasuk penyu, biasanya satgas Pantai Kuta patroli sepanjang pantai pada malam hari demi menjaga keamanan juga untuk melihat adakah penyu yang bertelur di pantai, kalau ada yang melihat atau ada laporan dari masyarakat mereka segera meluncur untuk menjaga penyu itu aman dari gangguan, sarang telur penyu kita relokasi ke tempat bak penetasan karena banyak faktor yang bisa menganggu jadi atau tidak telur itu jadi tukik, setiap hari Pantai Kuta tidak pernah sepi banyak pengunjung yang ingin menikmati Pantai Kuta yang kemungkinan akan menginjak sarang telur penyu tersebut, dan juga air pasang laut yang akan membuat rusak telur penyu, dan predator seperti anjing dan juga manusia yang tidak bertanggung jawab mengambil telur penyu, masih banyak sekali pekerjaan Satgas Pantai Kuta yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Satgas Pantai Kuta bekerja 24 jam nonstop, demi kenyamanan para wisatawan yang berkunjung di pantai Kuta. Sejarah Pantai Kuta
300 tahun yang lalu telah dibangun sebuah konco di pinggir “Tukad Mati” dimana sungai tersebut, dahulu dapat dilayari. Perahu masuk ke pedalaman Kuta, sehingga Kuta merupakan sebuah pelabuhan dagang. Mads Longe seorang pedagang Denmark abad ke 19, mendirikan markas dagangnya di pinggir sungai tersebut. Selama tinggal di Bali dia sering menjadi perantara antara Raja-Raja di Bali dan Belanda. Mads Longe meninggal secara misterius. Kuburan Mads Longe terletak disebelah konco di pinggir sungai tersebut.

Dahulu Kuta adalah sebuah desa nelayan yang sunyi, sekarang telah berubah menjadi kota kecil lengkap dengan kantor pos, kantor polisi, pasar, apotik, photo centre dll. Sepanjang pantai pasir putih yang berbentuk bulan sabit tersebut terhambat banyak hotel mewah. Perkembangan Sekitar Desa Kuta adalah wilayah semarak di Bali, dan merupaka sorga bagi wisatawan mancanegara. Kuta hampir semua kebutuhan wisatawan seperti pantai pasir putih, tempat yang sangat sempurna untuk berselancar, ber-restaurant, kafetaria, kios-kios yang menjual beraneka barang keperluan wisatawan serta disco yang membuat kehidupan malam sangat mengesankan

Di Kuta terdapat beberapa Desa Adat, diantaranya Desa Adat Kuta yang merupakan jantungnya pariwisata di Bali. Dalam perkembangan selanjutnya dimana Desa Adat Kuta yang terdiri dari 13 Banjar yaitu : Br. Pelasa, Br. Pemamoran, Br. Pengabetan, Br. Pering, Br. Pande Mas, Br. Temacun, Br. Tegal, Br. Buni, Br. Jaba Jero, Br. Teba Sari, Br. Anyar, Br. Segara, Br. Mertajati dengan batas-batas wilayah sebelah utara Desa Adat Legian, sebelah selatan Desa Adat Tuban dan disebelah timur Desa Suwung.

Selamat menikmati indahnya panorama dan ombaknya Pantai Kuta.

No comments:

Post a Comment